Postingan

Menyambut Hari Raya: Tradisi Keluarga Sarah di Yogyakarta

  Tradisi menyambut Lebaran ini memang menjadi suatu momen yang sudah ditunggu-tunggu. Keluarga yang mudik ke kampung halaman berkumpul bersama keluarga di saat hari kemenangan tiba. Meskipun masih banyak persoalan hidup masing-masing keluarga, namun untuk urusan yang satu ini memilih untuk meninggalkan sejenak rutinitas pekerjaan dan memilih berkumpul di Hari Raya Idul Fitri. Kehangatan dan suasana berkumpul menjadi momentum yang tidak bisa dinilai dengan apapun. Sarah adalah salah satu anak dari Alm. Husein, ia sudah lama tidak merasakan mudik akhirnya tahun ini bisa merasakannya kembali. Pulang kampung atau mudik menjadi kebiasaan nya setiap menjelang IdulFitri atau Lebaran. Aneka barang bawaan diusung untuk oleh-oleh keluarga di kampung. Yang menggunakan kendaraan pribadi,   d emikian pula barang-barang yang biasanya ia bawa banyak diletakkan di atas mobil . Itulah ciri khasnya saat mudik, ia bersyukur tahun ini bisa merasakannya lagi untuk mudik ke Yogyakarta yan...

Lingkungan Baru: Jangan Takut Untuk Mencoba

  Dalam dunia yang terus berubah dan berkembang, tantangan untuk melangkah ke lingkungan baru seringkali dapat menjadi pintu menuju pengalaman yang tak terlupakan dan pertumbuhan pribadi. Banyak yang merasa takut untuk mencoba hal baru, tetapi berani menghadapi ketidakpastian dapat membuka peluang baru yang menakjubkan sehingga harus beradaptasi. Ketika kita berbicara tentang mencoba di lingkungan baru, ini bisa mencakup segala hal, mulai dari pekerjaan baru hingga lingkungan sosial yang belum dikenal. Banyak orang menghindari perubahan karena takut akan ketidaknyamanan dan ketidakpastian. Namun, mereka yang berani melangkah keluar dari zona nyaman mereka seringkali menemukan diri mereka berkembang lebih dari yang mereka bayangkan. Berpindah ke lingkungan baru juga dapat memperkaya kehidupan sosial seseorang. Menjalin hubungan dengan orang-orang yang memiliki latar belakang dan pandangan hidup yang berbeda dapat membuka pikiran dan memperluas pemahaman tentang dunia. Tidak ha...

Cinta Beda Agama: Bagaimana Solusinya?

Hidup di Indonesia dengan segala keanekaragaman suku, budaya dan agama menjadikan kita saling bertemu dan menyatu. Berjumpa dengan beragam individu, kadang kala dapat menimbulkan kenyamanan bahkan muncul benih cinta di antaranya. Rasa suka dan sayang terhadap seseorang bisa hadir begitu saja tanpa direncanakan. Manusia hidup berpasang-pasangan dan sudah ditentukan oleh Tuhan. Meskipun tak selalu mudah, tetap belajar untuk menghormati perbedaan keyakinan satu sama lain dan bahkan mencari titik temu dalam kepercayaan masing-masing . Dan merencanakan perayaan hari raya agama masing-masing bersama, menciptakan tradisi baru yang mencerminkan pluralitas dan harmoni dalam rumah tangga . Sejumlah orang takut untuk berhubungan dengan yang berbeda iman, karena dirasa akan sia-sia saja. Banyak yang memilih untuk putus di tengah jalan demi mempertahankan keyakinan dan tak ingin mengecewakan Tuhan-nya. Memang sulit untuk memulai hubungan dengan mereka yang berbeda keyakinan dengan kita, n...

Keuntungan Teknologi AI Dalam Pendidikan Saat Ini

Gambar
  Ilustrasi Teknologi AI (Sumber : pixabay) Akhir-akhir ini, Teknologi AI sedang naik daun. AI merupakan akronim dari  Artificial Intelligence  atau dalam Bahasa Indonesia disebut kecerdasan buatan. Salah satu teknologi AI yang naik daun dan banyak dibicarakan o leh masyarakat adalah ChatGPT. Apakah kalian para pelajar atau mahasiswa salah satu pengguna ChatGPT untuk menjawab dari berbagai pertanyaan? Sudah tidak asing lagi bagi para pelajar atau mahasiswa yang mengetahui ChatGPT ini. Bahkan sudah menjadi suatu hal yang terbiasa menggunakannya. Kerapkali pelajar atau juga mahasiswa lebih memahami seiring berkembangnya teknologi yang semakin canggih. ChatGPT merupakan chatbot yang bisa menjawab be rbagai pertanyaan melalui kolom chat oleh pelajar atau mahasiswa. GPT merupakan singkatan dari  Generative Pre-training Transformer , secara harfiah berarti pengubah atau transformator yang telah terlatih dan bersifat generatif. ChatGPT merupakan...

Feature: Adaptasi Untuk Mampu dan Berani

  Di lantai 3 tepat di sudut ruangan kelas perkuliahan, tampak sosok perempuan duduk sembari bercengkerama dengan teman-temannya. Memakai jilbab hitam , baju hitam dan celana jeans berwarna cerah yakni biru. Sedang tawa bersama teman-temannya sayup-sayup terdengar. Tawanya yang terbahak-bahak membuat orang-orang disekelilingnya ikut tertawa. Sosok perempuan itu bernama Melati Gita Permatasari. Yap betul, sosok perempuan tersebut adalah aku sendiri.   Perkenalkan nama aku Melati Gita Permatasari, lahir di Tangerang Selatan pada tanggal   06 Juni 2003. Umur aku 1 9 tahun. Aku anak kedua dari dua bersaudara. Ayah aku berasal dari Jawa kota Yogyakarta, sedangkan ibu aku berasal dari betawi di Tanah Abang. Kakak aku laki-laki berusia 27 tahun. Ketika awal masuk kuliah, aku tidak ikut dalam organisasi baik internal maupun eksternal kampus. Karena aku merasa belum ada rasa ketertarikan untuk aktif dalam hal yang berkaitan dengan organisasi. Tetapi aku begitu tertar...

Ziarah Pemakaman Massal Salah Satu Desa di NTT

Gambar
        Potret Tradisi Ziarah di Desa Nelelamadika, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur Sumber: Melati Gita Permatasari Lamanele atau sering dikenal dengan Lewo Lamanele adalah nama asli dari desa Nelelamadike. Dalam bahasa Indonesia, Lewo artinya kampung, sementara Lamanele memiliki sebutan dalam Sastra Lamaholot yaitu “Lai’k Ul’u”.dan diterjemahkan dalam bahasa Indonesia yang artinya Jalan Lama.   Sebagai orang awam apalagi hidup di Era sekarang ini, tentu kita tidak tahu pasti alasan apa nenek moyang memberikan nama tersebut. Namun diantara kita mungkin ada yang berpendapat bahwa pemberian nama itu dilihat dari letak geografis yang ada.   Orang akan kesana pada saat acara adat untuk melaksanakan seremonial atau hanya sekedar membersihkan rumah. Dengan berkembangnya penduduk di luar batas yang tak jauh dari Lewo Lamanele tadi, maka lahirlah Desa Nelelamadike.    Foto diatas menunjukkan bahwa sejumlah warga menyalakan lilin saat berziarah...

Tipe-tipe Maba Menyesuaikan Adaptasi di Kampus

Sudah tidak asing lagi dengan kata singkat “Maba” yang artinya Mahasiswa Baru, maba ini yang diharuskan untuk beradaptasi di lingkungan kuliah bisa dibilang memulai tempat pendidikan yang baru. Apakah kamu merupakan salah satu mahasiswa baru pada tahun ini? Bagaimana perasaan kalian memasuki semester serta awal yang baru, menyesuaikan lingkungan baru. Tipe mahasiswa ada banyak sekali yang bisa kamu temukan di kampus. Dunia perkuliahan tentunya sangat berbeda sekali dengan dunia sekolah menengah. Di sini kamu akan menemukan lebih banyak teman baru dengan berbagai karakter yang lebih dewasa. Tentu kamu juga harus mempersiapkan diri dalam menghadapi mereka semua. Yang jelas ini akan membuatmu lebih mudah beradaptasi dan tidak canggung ketika harus berbincang dengan rekan kuliah yang memiliki beragam karakter itu sendiri.  Biasanya, saat awal hari pertama menjadi mahasiswa baru mendapatkan teman-teman kelas yang masih malu-malu, saling berkenalan, atau bahkan langsung menemukan dosen y...