Postingan

Menampilkan postingan dengan label Feature

Reporter: Lebih Berani Semenjak Terjun ke Lapangan

Gambar
Saat mewawancarai tetnang keluh kesah dampak omset pedagang UMKM sayur-mayur yang berada di Pasar Palmerah (Foto: Melati Gita Permatasari) Menjalani kegiatan sebagai seorang Reporter itu tentu tidak mudah, proses dan perjalanan profesional penuh suka duka di baliknya. Dari sorotan berita hingga mewawancarai narasumber terlibat atas berita yang diunggah. Lalu menjadi seorang Reporter adalah sebuah pengalaman yang sangat penuh lika-liku serta ceritanya. Melati Gita Permatasari, yap. Nama tersebut adalah diri saya sendiri, dengan saya melakukan praktik industri di semester lima. Saya belajar jadi lebih berani karena dengan itu atas tanggung jawab memiliki peran dan kesempatan menjadi seorang Reporter. Saya melakukan praktik industri di salah satu perusahaan media yang terbesar. Sehingga, sangat bersyukur bisa mendapatkan peran ini. Dulu saya masih malu dan ragu untuk berbicara dengan orang di depan umum, setelah ini saya menjadi berani untuk melakukan liputan. Dalam waktu yang...

Upaya Masyarakat: Sisa Thrifting Masih Berjalan Meskipun Dilarang

Sisaan dari thrifting merujuk pada barang-barang pakaian yang tersisa dan tidak terjual atau belum ditemukan oleh pembeli. Thrifting sendiri itu juga dapat disebut sebagai kegiatan membeli barang bekas pakai, dengan catatan bukan berarti kualitas barang yang dijual tidak begitu bagus. Syahid Maulana, adalah salah satu karyawan pedagang thrifting di Pasar Senen dan menjual fashion mulai dari celana, baju, jaket, vest, dan lainnya. Ia memperbaharui barang thriftingan yang diobral tiap seminggu sekali dengan berbagai macam model agar pengunjung tidak cepat bosan. Dengan itu, thrifting tidak mengurangi keestetikaan tren jaman sekarang, karena masyarakat ingin berkontribusi pada gaya hidup berkelanjutan. Dengan adanya pengolahan barang yang jarang laku pada toko Syahid Maulana ini adalah barang yang sudah reject, penuh noda, warna pudar, dan lainnya.   Lalu, toko ini menjadikan sisaan thrifting itu dikelola kembali bagi penampung dan dijual lebih murah dijualkan pada offline store....

Agung Rizki Satria, Ketangguhan menjadi Timnas Amputasi Indonesi

Gambar
  Agung Rizki Satria saat bertanding di Lapangan (Foto: Isitmewa) Sepak bola A mputasi merupakan olahraga sepak bola yang para pemainnya adalah penyandang disabilitas. Para pemain sepak bola amputasi adalah pemain yang kehilangan anggota badan, semisal kaki ataupun tangan. Timnas Amputasi Indonesia meraih kejuaraan di Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan lawan-lawannya yang terkualifikasi, keberhasilan ini cukup membanggakan bagi negara serta membuka peluang besar untuk para pemain Sepak Bola Timnas Amputasi. Hal yang m embanggakan datang dari Tim Nasional (Timnas) sepak bola Amputasi Indonesia , dan meyakinkan keberhasilan diri lolos Piala Dunia Amputasi 2022 di Turki pada Oktober 2022. Kepastian itu didapat karena Timnas Sepakbola Amputasi meraih kemenangan di laga kedua Kualifikasi Piala Dunia Amputasi 2022 . Salah satunya, Agung Rizki Satria juga menjadi top score pada saat kualifikasi Piala Dunia 2022. Agung Rizki Satria ini merupakan bagian anggota club dar...

Feature: Keseharian Menjalani Aktifitas

Saat hari Senin, k amu bangun di pagi hari dengan perasaan yang semangat . Kamu menggosok-gosok mata dan mencoba untuk me mikirkan keseruan apa yang akan terjadi nanti . Kamu merasa seperti termotivasi untuk menjalankan hari senin. Kamu berjalan ke kamar mandi dan memandangi dirimu dicermin melihat ekspresi yang begitu terobsesi dengan kesemangatan. Kamu keluar dari kamar mandi dan melihat ponselmu. Ada banyak pesan yang belum dibaca dan kamu merasa sedikit khawatir. Kamu membuka pesan pertama dan melihat bahwa ada seseorang yang mencoba untuk menghubungimu bagaimana pertemuan untuk perjalanan ke kampus yang dimana kamu sedang menjalani kuliah di Politeknik Negeri Jakarta. Kamu telat membalasnya tetapi, k amu mengirim pesan kembali kemudian mandi dan bersiap-siap untuk memulai hari. Kamu memutuskan untuk mengecek pesanmu lagi sebelum kamu berangkat perjalanan ke kampus dan kamu melihat bahwa seseorang telah membalas pesanmu. Seseorang itu menanyakan apakah kamu akan b ertemu dengan...

Destinasi: Kalimantan Timur Beserta Ciri Khasnya

  Kalimantan Timur terus menunjukkan pertumbuhan positif, didukung oleh upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor-sektor yang beragam. Salah satu pencapaian signifikan adalah pertumbuhan sektor pariwisata. Kalimantan Timur, yang dikenal dengan kekayaan alamnya, menarik perhatian wisatawan baik lokal maupun internasional. Meskipun ada capaian positif, tantangan tetap ada. Pemerintah daerah dan masyarakat setempat terus bekerja sama untuk mengatasi masalah lingkungan dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Selain itu, upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan menjadi bagian integral dari rencana pembangunan jangka panjang. Berikut tempat-tempat di Kalimantan Timur yang menjadikan ciri khasnya tersendiri sehingga menarik perhatian bagi wisatawan di Indonesia maupun Luar Negeri: 1. Pulau Besing Pulau Besing ini termasuk pulau kecil yang dimana penduduknya terdiri dari 80 keluarga dan ada 400 orang. Yang menarik di Pulau Besing in...

Menyambut Hari Raya: Tradisi Keluarga Sarah di Yogyakarta

  Tradisi menyambut Lebaran ini memang menjadi suatu momen yang sudah ditunggu-tunggu. Keluarga yang mudik ke kampung halaman berkumpul bersama keluarga di saat hari kemenangan tiba. Meskipun masih banyak persoalan hidup masing-masing keluarga, namun untuk urusan yang satu ini memilih untuk meninggalkan sejenak rutinitas pekerjaan dan memilih berkumpul di Hari Raya Idul Fitri. Kehangatan dan suasana berkumpul menjadi momentum yang tidak bisa dinilai dengan apapun. Sarah adalah salah satu anak dari Alm. Husein, ia sudah lama tidak merasakan mudik akhirnya tahun ini bisa merasakannya kembali. Pulang kampung atau mudik menjadi kebiasaan nya setiap menjelang IdulFitri atau Lebaran. Aneka barang bawaan diusung untuk oleh-oleh keluarga di kampung. Yang menggunakan kendaraan pribadi,   d emikian pula barang-barang yang biasanya ia bawa banyak diletakkan di atas mobil . Itulah ciri khasnya saat mudik, ia bersyukur tahun ini bisa merasakannya lagi untuk mudik ke Yogyakarta yan...

Lingkungan Baru: Jangan Takut Untuk Mencoba

  Dalam dunia yang terus berubah dan berkembang, tantangan untuk melangkah ke lingkungan baru seringkali dapat menjadi pintu menuju pengalaman yang tak terlupakan dan pertumbuhan pribadi. Banyak yang merasa takut untuk mencoba hal baru, tetapi berani menghadapi ketidakpastian dapat membuka peluang baru yang menakjubkan sehingga harus beradaptasi. Ketika kita berbicara tentang mencoba di lingkungan baru, ini bisa mencakup segala hal, mulai dari pekerjaan baru hingga lingkungan sosial yang belum dikenal. Banyak orang menghindari perubahan karena takut akan ketidaknyamanan dan ketidakpastian. Namun, mereka yang berani melangkah keluar dari zona nyaman mereka seringkali menemukan diri mereka berkembang lebih dari yang mereka bayangkan. Berpindah ke lingkungan baru juga dapat memperkaya kehidupan sosial seseorang. Menjalin hubungan dengan orang-orang yang memiliki latar belakang dan pandangan hidup yang berbeda dapat membuka pikiran dan memperluas pemahaman tentang dunia. Tidak ha...

Feature: Adaptasi Untuk Mampu dan Berani

  Di lantai 3 tepat di sudut ruangan kelas perkuliahan, tampak sosok perempuan duduk sembari bercengkerama dengan teman-temannya. Memakai jilbab hitam , baju hitam dan celana jeans berwarna cerah yakni biru. Sedang tawa bersama teman-temannya sayup-sayup terdengar. Tawanya yang terbahak-bahak membuat orang-orang disekelilingnya ikut tertawa. Sosok perempuan itu bernama Melati Gita Permatasari. Yap betul, sosok perempuan tersebut adalah aku sendiri.   Perkenalkan nama aku Melati Gita Permatasari, lahir di Tangerang Selatan pada tanggal   06 Juni 2003. Umur aku 1 9 tahun. Aku anak kedua dari dua bersaudara. Ayah aku berasal dari Jawa kota Yogyakarta, sedangkan ibu aku berasal dari betawi di Tanah Abang. Kakak aku laki-laki berusia 27 tahun. Ketika awal masuk kuliah, aku tidak ikut dalam organisasi baik internal maupun eksternal kampus. Karena aku merasa belum ada rasa ketertarikan untuk aktif dalam hal yang berkaitan dengan organisasi. Tetapi aku begitu tertar...