Galau Karena Homesick, Berikut Penjelasannya

Kamu pasti sering mendengar kata homesick. Yap! kata tersebut mengartikan ketika seseorang rindu rumah, hal ini sering dirasakan oleh anak rantauan. Karena biasanya dirasakan oleh anak kuliahan, mereka terpaksa meninggalkan keluarga dan orang disekelilingnya untuk berpindah kota sementara melakukan kegiatan atau bahkan orang yang kerja juga bisa merasakan homesick. Lalu, apa sih kata homesick yang sebenenarnya? Yuk simak penjelasannya.

Homesick adalah perasaan stress atau kecemasan yang disebabkan oleh perpisahan dari orang tua atau orang terdekatnya. Hal ini berlaku bagi rumah atau tempat tinggal, biasanya ini sering diiringi rasa cemas dan kesepian. Jika terus merasakannya akan membuat tidak nyaman bahkan bisa mengganggu aktifitas bagi seseorang. Adapun, ciri-ciri dari homesick yakni:

  1. Sulit tidur
  2. Menurunnya rasa percaya diri
  3.  Sulit konsentrasi
  4. Malas beraktifitas
  5. Perubahan suasana hati

Apakah kamu pernah merasakan hal yang sama? Banyak anak kuliahan yang sedang merantau merasakan hal ini. Dan muncul dari kebutuhan naluriah seseorang akan rasa kasih sayang, perlindungan juga rasa nyaman yang belum terpenuhi dari lingkungan yang baru. Biasanya jika masih terus-terusan merasakan homesick, kamu bisa mengatasinya dengan cara:

1. Sadari dan izinkan diri merasakan homesick

Cara pertama mengatasi homesick cobalah untuk sadari dan rasakan perasaan homesick tersebut, karena perasaan tersebut naluriah bisa terjadi karena rindu dan memiliki ikatan emosional kuat dengan keluarga di rumah.

2. Sibukkan diri pada kegiatan-kegiatan tertentu

Cara mengatasi homesick bisa dengan menyibukkan diri pada kegiatan tertentu yang positif di lingkungan baru. Dengan begitu, tidak akan terus memikirkan rumah, karena perasaan homesick akan muncul saat sedang sendiri.

3. Curhat dengan seseorang

Cobalah untuk curhat dengan seseorang yang mengerti akan keadaan kita agar tidak merasa sendirian. Cari pendengar setia yang bisa diajak bicara, pasti akan ada dari banyaknya orang baru yang ditemui, asal bisa melakukan sosialisasi dengan baik.

4. Tetap jaga komunikasi secara wajar dengan orang rumah 

Menjaga komunikasi dengan orang rumah bisa menjadi obat rindu ketika berada di perantauan, namun jangan berlebihan agar bisa memiliki waktu untuk mengeksplorasi lingkungan baru. 

5. Melihat sisi positif dari lingkungan baru

Mengatasi homesick juga bisa dengan melihat sisi positif dari lingkungan baru, tidak semua  buruk bagi kita. Misalnya, di lingkungan baru kita bisa mempunyai pengalaman yang menyenangkan dan membuat kita lebih banyak keahlian. 

Jadi, jika kamu merasakan hal yang sama cobalah untuk mengatasinya dengan penjelasan diatas. Agar mudah memacu rasa kebahagiaan serta semangat untuk melakukan aktifitas yang sering dilakukan tidak menganggunya. Rasa kepercayaan diri juga akan meningkatkan kamu untuk terus lebih mampu menjalankan dilingkungan baru.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kapten Pancong, Lumernya Bikin Gen Z Penasaran!

Agung Rizki Satria, Ketangguhan menjadi Timnas Amputasi Indonesi