Galau Karena Homesick, Berikut Penjelasannya
Kamu
pasti sering mendengar kata homesick. Yap! kata tersebut mengartikan
ketika seseorang rindu rumah, hal ini sering dirasakan oleh anak
rantauan. Karena biasanya dirasakan oleh anak kuliahan, mereka terpaksa meninggalkan
keluarga dan orang disekelilingnya untuk berpindah kota sementara melakukan
kegiatan atau bahkan orang yang kerja juga bisa merasakan homesick. Lalu, apa
sih kata homesick yang sebenenarnya? Yuk simak penjelasannya.
Homesick adalah perasaan stress atau kecemasan yang disebabkan oleh perpisahan dari orang tua atau orang terdekatnya. Hal ini berlaku bagi rumah atau tempat tinggal, biasanya ini sering diiringi rasa cemas dan kesepian. Jika terus merasakannya akan membuat tidak nyaman bahkan bisa mengganggu aktifitas bagi seseorang. Adapun, ciri-ciri dari homesick yakni:
- Sulit tidur
- Menurunnya rasa percaya diri
- Sulit konsentrasi
- Malas beraktifitas
- Perubahan suasana hati
Apakah
kamu pernah merasakan hal yang sama? Banyak anak kuliahan yang sedang merantau
merasakan hal ini. Dan muncul dari kebutuhan naluriah seseorang akan rasa kasih
sayang, perlindungan juga rasa nyaman yang belum terpenuhi dari lingkungan yang
baru. Biasanya jika masih terus-terusan merasakan homesick, kamu bisa
mengatasinya dengan cara:
1. Sadari dan izinkan diri merasakan homesick
Cara pertama mengatasi homesick cobalah untuk sadari
dan rasakan perasaan homesick tersebut, karena perasaan tersebut naluriah bisa
terjadi karena rindu dan memiliki ikatan emosional kuat dengan keluarga di
rumah.
2. Sibukkan diri pada kegiatan-kegiatan tertentu
Cara mengatasi homesick bisa dengan menyibukkan diri pada kegiatan tertentu yang positif di lingkungan baru. Dengan begitu, tidak akan terus memikirkan rumah, karena perasaan homesick akan muncul saat sedang sendiri.
3. Curhat dengan seseorang
Cobalah untuk curhat dengan seseorang yang mengerti
akan keadaan kita agar tidak merasa sendirian. Cari pendengar setia yang bisa
diajak bicara, pasti akan ada dari banyaknya orang baru yang ditemui, asal bisa
melakukan sosialisasi dengan baik.
4. Tetap jaga komunikasi secara wajar dengan
orang rumah
Menjaga komunikasi dengan orang rumah bisa menjadi
obat rindu ketika berada di perantauan, namun jangan berlebihan agar bisa
memiliki waktu untuk mengeksplorasi lingkungan baru.
5. Melihat sisi positif dari lingkungan baru
Mengatasi homesick juga bisa dengan melihat sisi
positif dari lingkungan baru, tidak semua buruk bagi kita. Misalnya, di
lingkungan baru kita bisa mempunyai pengalaman yang menyenangkan dan membuat
kita lebih banyak keahlian.
Jadi, jika kamu merasakan hal yang sama cobalah untuk mengatasinya dengan penjelasan diatas. Agar mudah memacu rasa kebahagiaan serta semangat untuk melakukan aktifitas yang sering dilakukan tidak menganggunya. Rasa kepercayaan diri juga akan meningkatkan kamu untuk terus lebih mampu menjalankan dilingkungan baru.
Komentar
Posting Komentar